IMS adalah infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual dengan pasangan yang sudah tertular, hubungan seks ini termasuk hubungan seks lewat liang senggama, lewat mulut (oral) atau lewat dubur (anal).

IMS juga disebut penyakit kelamin atau penyakit kotor, namun itu hanya menunjuk pada penyakit yang ada di kelamin. Istilah Infeksi Menular Seksual lebih luas maknanya, karena menunjuk pada cara penularannya. Tanda-tandanya tidak selalu ada di alat kelamin. Tanda-tandanya juga ada di alat penglihatan, mulut, saluran pencernaan, hati,otak dan bagian tubuh lainnya.

Contohnya HIV/AIDS dan Hepatitis B yang menular lewat hubungan seks, tetapi penyakitnya tidak bisa dilihat dari alat kelaminnya. Artinya, alat kelaminnya masih tampak sehat meskipun orangnya membawa bibit penyakit-penyakit ini.

Mengapa saya perlu tahu tentang IMS?

Kalau kita sudah pernah berhubungan seksual, maka kita dapat terkena IMS, walaupun mungkin kita cuma pernah berhubungan seksual satu kali saja.

Apa bahayanya IMS?

1.IMS membuat kita sakit-sakitan
2.IMS membuat kita mandul
3.IMS bisa merusak penglihatan, otak dan hati
4.IMS bisa ditularkan pada bayi
5.IMS bisa menyebabkan kita mudah tertular HIV
6.IMS tertentu seperti HIV dan Hepatitis B, bisa menyebabkan kematian.

Apa saja jenis-jenis IMS itu?
1.GO atau kencing nanah
2.Klamidia
3.Herpes kelamin
4.Sifilis atau raja singa
5.Jengger ayam
6.Hepatitis
7.HIV/AIDS

Gejala

1.Keluarnya sekret atau nanah dari penis, vagina atau anus.
2.Nyeri atau panas waktu kencing.
3.Benjolan, Bintik atau luka pada penis, vagina, anus atau mulut.
4.Pembekakan dipangkal paha A Peredaran setelah berhubungan kelamin A nyeri pada perut bawah (wanita) A nyeri pada buah pelir.

Bila timbul gejala tersebut diatas, kemungkinan ada IMS dan sebaiknya segera periksakan ke dokter dan diobatidan tidak dianjurkan untuk mengobati sendiri. Bila IMS tidak diobati bisa terjadi berbagai resiko seperti kemandulan, mudah terinfeksi HIV, keguguran, menularkan IMS kepada bayi yang dikandung, menularkan IMS pada pasangan.

Apa semua IMS bisa diobati ?

Tidak semua IMS bisa diobati. HIV/AIDS, Herpes, Jenger Ayam dan Hepatitis termasuk jenis-jenis IMS yang tidak bisa disembuhkan. HIV/AIDS termasuk paling berbahaya. HIV/AIDS tidak bisa disembuhkan dan merusak kekebalan tubuh manusia untuk melawan penyakit apapun. Akibatnya, orang menjadi sakit-sakitan dan banyak yang meninggal karenanya.

Sementara Herpes, sering kambuh dan sangat nyeri kalau kambuh. Pada Herpes, yang diobati cuma gejala luarnya saja, tetapi bibit penyakitnya akan tetap hidup di dalam tubuh selamanya.
Catat ! Hepatitis juga tidak bisa disembuhkan. Walau begitu, ada jenis Hepatitis tertentu yang bisa dicegah dengan imunisasi.

Apa yang harus kita lakukan kalau terkena IMS ?

Kalau terkena IMS atau curiga terkena IMS :

1.Cepat ke dokter! IMS harus diobati, tetapi jangan mengobati sendiri. Dokter saja perlu melakukan tes untuk memastikan IMS yang diderita pasiennya. Obat IMS juga berbeda-beda tergantung jenis IMS-nya. Cuma dokter yang tahu obat paling tepat untuk IMS yang diderita. Pergilah ke dokter, klinik, puskesmas atau rumah sakit. ikuti saran dokter atau petugas kesehatan dan habiskan semua obatnya meski sakit dan gejalanya sudah hilang. Ajak atau anjurkan semua pasangan seks yang Anda ketahui untuk juga berobat.

2.Jangan melakukan hubungan seks selama dalam pengobatan IMS.

3.Beberapa IMS meskipun diobati, tidak bisa disembuhkan dan sifatnya kumat-kumatan. Herpes misalnya, akan kumat pada waktu-waktu tertentu.

4.Tes IMS tidak selalu dilakukan kecuali kalau perlu, biasanya dokter memeriksa berdasarkan tanda-tanda atau gejala-gejala yang kita rasakan. Jawablah semua pertanyaan dokter dengan jujur supaya ia dapat memberikan obat yang tepat.

Mencegah IMS

Cara mencegah IMS pada orang dewasa terutama adalah dengan tidak membiarkan darah atau cairan kelamin orang lain masuk ke dalam tubuh kita. Bagaimana mungkin?
Pencegahan penularan lewat seks :

1.Absen dari seks, alias tidak berhubungan seks sama sekali sehingga tidak ada cairan kelamin yang masuk ke dalam tubuh. ini sama dengan Pantang Seks atau Puasa Seks saat jauh dari pasangan.

2.Berlaku saling setia, atau berhubungan hanya dengan seseorang yang dapat dipastikan hanya berhubungan seks dengan kita saja kalau sudah menikah atau kita tidak bisa berpantang seks.

3.Cegah infeksi dengan menggunakan kondom sewaktu berhubungan seks. BIla kita tidak dapat memastikan kesetiaan pasangan kita, atau tidak tahu apakah ia pernah menerima transfusi darah, tato, suntuka dengan jarum yang tidak steril, gunakan kondom. Juga bila kita tidak bisa setia kepada pasangan kita. Gunakan kondom untuk hubungan seksual baik lewat liang senggama, lewat mulut maupun lewat dubur.

Pencegahan Penularan Cara lainnya :

1.Mencegah masuknya transfusi darah tambahan yang belum diperiksa kebersihannya dari IMS ke dalam tubuh kita.
2.Berhati-hati waktu menangani segala hal yang tercemar oleh darah segar.
3.Mencegah pemakaian alat-alat tembus kulit yang tidak suci hama atau tidak steril terhadap diri kita.
Misalnya Jarum suntik, alat tato, alat tindik dan sejenisnya yang bekas dipakai orang lain. Jarum suntik yang abru biasanya masih dalam plastik dan dibuka dihadapan kita.
Penularan IMS.

Kita bisa terkena IMS melalui hubungan seks yang tidak aman. Yang dimaksudkan tidak aman adalah :

1.Hubungan seks lewat liang senggama tanpa kondom (zakar masuk ke vagina atau liang senggama)
2.Hubungan seks lewat dubur tanpa kondom (zakar masuk ke dubur)
3.Seks oral (zakar dimasukkan ke mulut tanpa zakar ditutupi kondom)


sumber: doktersehat.com
Kehamilan merupakan satu peristiwa yang pastinya di tunggu-tunggu oleh sertiap pasangan yuang sudah menikah terutama bagi pengantin baru, saat ini terjadi pada Anda. Tentunya akan menjadi peristiwa yang membahagiakan dan Anda ingin menjaga nbya dengan hati-hati bukan? Berkonsultasi dengan dokter kehamilan pasti akan menjadi hari-hari yang Anda lalui selama sembilan bulan kedepan.
Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar Anda mengetahui kehamilan Anda normal atau tidak, gaya hidup dan juga kegiatan yang Anda lakukan harus diperhatika agar tidak membahayakan kondisi calon bayi. Oleh sebab itu, ada beberapa kegiatan tertentu yang beresiko selama kehamilan. Dan akan selalu lebih baik untuk menjaga faktor keamanan selama masa kehamilan.
Berikut 7 daftar aktivitas yang harus dihindari ketika hamil :
1.Terlalu keras berolahraga
Anda tetap perlu berolahraga ketika hamil untuk menjaga keseimbangan atau tekanan pada perut atau punggung bawah secara alami, tetapi jika olahraga yang Anda lakukan terlalu keras dapat mengancam kesehatan janin dalam kandungan. Hindari olahraga ekstrem seperti latihan kekuatan atau bersepeda dengan intensitas tinggi.
2.Membersihkan rumah dengan pembersih kimia
Wanita hamil tidak dianjurkan untuk melakukan kontak langsung terhadap produk-produk pembersih rumah tangga yang mengandung bahan kimia, seperti cairan pembersih lantai dan kamar mandi. Paparan bahan kimia telah dikaitkan dengan gangguan perkembangan janin dalam kandungan, pilihlah alternatif lain untuk membersihkan rumah tanpa harus mengandung bahan kimia yang membahayakan kehamilan, seperti cuka dan air atau baking soda.
3.Menggunakan lotion yang mengandung bahan kimia
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lotion dan produk kecantikan lainnya dapat mempengaruhi kadar hormone, para ahli menyarankan untuk memilih lotion yang mengandung bahan alami seperti minyak zaitun, teh hijau atau biji anggur daripada yang mengandung mineral minyak bumi.
4.Mewarnai rambut
Wanita hamil bukan tidak diperbolehkan sama sekali untuk mewarnai rambutnya, tetapi Anda harus pilih-pilih produk apa yang Anda gunakan. Pewarna alami seperti henna dan pewarna nabati lebih aman untuk wanita hamil daripada cat rambut yang berbahan kimia.
Selain itu, fokuslah untuk mewarnai rambut pada bagian panjangnya saja dan menghindari menempatkan cat pada kulit kepala. Juga pastikan Anda berada dalam area yang berventilasi baik ketika menggunakan pewarna rambut.
5.Minum alkohol
Konsumsi alkohol ketika hamil tentu dapat membahayakan kehamilan berapapun kadar dan jumlahnya, sampai sekarang pun para ahli benar-benar tidak mengetahui batasan alkohol yang masih aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.
6.Minum obat pereda nyeri
angan asal minum obat pereda nyeri ketika sedang tidak enak badan, termasuk aspirin karena dapat mengencerkan darah. Hal ini dapat mempengaruhi jantung dan ginjal janin, sehingga konsultasikan dengan dokter mengenai kondisi Anda sebelum mengambil obat di apotek.
7.Jangan terlalu lama berendam di air hangat
Wanita hamil juga membutuhkan relaksasi seperti berendam di air hangat, tetapi jika terlalu lama berendam di air dengan suhu yang terlalu panas, dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dalam kandungannya


sumber:doktersehat.com
Dunia ini tidak selalu memberi kemudahan, bahkan untuk perempuan hamil sekalipun. Namun, meskipun begitu, jangan terpancing emosi. Ingat, Anda sedang mengandung janin yang membutuhkan seorang ibu yang stabil, mulai dari masa mengandung hingga proses persalinan.
Emosi ibu selama hamil mempengaruhi karakter bayi Anda nantinya. Detak jantung ibu adalah detak jantung janin. Helaan napas ibu merupakan buaian merdu untuk janin yang berkembang dalam rahim.
Ibu hamil yang pemarah bisa memacu detak jantungnya berdetak cepat. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan janin. “Seringlah tertawa dan bergembira. Jauhi orang-orang yang suka membuat Anda kesal atau ketakutan,” terang Dr Marian Tompson, pendiri La Leche League International dan ibu dari tujuh orang anak.
Seperti dikutip dari Oprah Magazine edisi Juni 2014, jika ibu hamil ingin bertemu dengan teman-temannya, utamakanlah bertemu dengan mereka yang bisa menghibur Anda. Kemudian, apabila emosi sedang naik turun, disarankan untuk tidak berinteraksi dengan orang-orang yang Anda tahu bisa memicu amarah dan rasa jengkel.

Beberapa dari Anda sekarang mungkin sedang mengalami masa-masa sulit sulit selama mengandung, dan tidak mendapat dukungan yang layak. Tidak perlu malu untuk membicarakan masalah Anda kepada anggota keluarga dan sahabat yang bisa dipercaya.
Lebih baik lagi, ciptakan keintiman yang lebih dari biasanya dengan suami.
 Momen intim yang sehat dan membahagiakan bersama suami merupakan pereda stres paling mujarab bagi perempuan hamil. 

Sumber:kompas.com

Ada 7 Tanda-tanda hamil dapat dikenali. Sebab, ibu hamil biasanya akan mengalami perubahan fisik. Perubahan fisik ini biasanya terjadi beda-beda tiap trimester. Pada kehamilan awal (trimester pertama), tanda-tanda hamil bisa dilihat dengan mudah, seperti:

1. Kram betis

Tanda kehamilan ini umum dialami Mama. Pada hamil muda juga kerap terjadi kram betis yang menunjukkan kurangnya beberapa vitamin dan mineral, misalnya, vitamin E, B kompleks, serta kalsium. Mengatasinya, jangan terlalu lama berdiri dan menggunakan sepatu menggunakan hak tinggi. Rilekskan saat kram terjadi dengan meluruskan kaki sambil duduk atau terlentang.

2. Kulit kehitaman

Tanda-tanda hamil yang kedua, ada beberapa ibu hamil yang mengalami perubahan kulit menjadi kehitaman di tubuhnya, misalnya di bagian leher, ketiak, atau perut. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan hormon MSH (melanophore stimulating hormone). Perubahan kulit tersebut sulit dihilangkan selama kehamilan. Tetapi akan berangsur-angsur hilang setelah melahirkan.

Ibu tak perlu mengkhawatirkan keadaan ini. Apalagi jika melihat ibu hamil lain tidak mengalaminya. Memang tidak semua mengalami hal yang sama. Bahkan, pada kehamilan pertama dan kedua pun kerap terjadi perbedaan.

3. Perubahan pada vagina

Ini tanda-tanda hamil yang ketiga, dimana vagina juga akan mengalami perubahan, yaitu bertambah banyaknya cairan, sehingga vagina akan makin basah. Bukan itu saja, pembuluh darah pun makin banyak sehingga vagina dan vulva akan tampak makin merah dan kebiru-biruan

4. Pengeluaran cairan pada vagina

Tak berbeda seperti saat akan mengalami menstruasi, vagina akan sedikit mengeluarkan cairan. Normalnya berwarna putih susu, encer, dan berbau sedikit. Umumnya jumlahnya akan bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan. Tanda-tanda hamil kadang tidak disadari Mama.

Ibu bisa menggunakan pembalut untuk memberi rasa nyaman. Tapi jangan menggunakan tampon. Atau seringlah mengganti celana dalam Anda dengan menggunakan bahan katun.

5. Mimisan

Ini tanda-tanda hamil lainnya, mimisan bisa terjadi karena kadar estrogen dan progesteron yang tinggi beredar pada tubuh, sehingga menyebabkan banyaknya aliran darah pada membran mukosa dari hidung. Akibatnya menjadi lunak dan membengkak, mirip seperti leher rahim yang akan menyiapkan kelahiran.

Untuk menghentikan mimisan, lebih baik duduk atau berdiri sedikit miring ke depan daripada berbaring atau bersandar ke belakang. Tekan kedua lubang hidung bersamaan dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Tahan selama 5-10 menit. Ulangi beberapa kali sampai pendarahan berhenti.

6. Masalah gigi

Gangguan keseimbangan hormon saat hamil bisa mengakibatkan pembengkakan pada gusi. Bila kondisi ini terus berlanjut dan parah, tentu akan sangat mengganggu fungsi pengunyahan (gigi berlubang atau goyang). Gangguan ini tidak terjadi sendirinya, tetapi disebabkan ibu hamil malas merawat gigi dan kebersihan mulutnya.

Tentu saja ibu tidak boleh membiarkan keadaan ini sampai berlanjut. Jagalah kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi secara benar. Yang perlu diingat penggunaan obat-obatan pereda sakit gigi yang tidak terkontrol dan terus menerus dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan janin. Karena itu setiap obat yang akan ibu konsumsi, harus sepengetahuan dokter.

7. Sering buang air kecil

Sebenarnya, seringnya BAK tak perlu dikeluhkan karena berdampak sangat positif untuk kesehatan janin. Sebab, air kemih merupakan sisa makanan yang harus dibuang dan sangat mungkin mengandung banyak kuman. Dengan sering dikeluarkan maka kuman yang ada di sana pun ikut dikeluarkan. Apalagi mulut rahim sangat dekat dengan muara kandung kemih, bila air kemih berada cukup lama di dalam bisa saja kumannya akan berpindah ke rahim dan menginfeksi janin.

Jadi tetaplah mengonsumsi 8-12 gelas sehari ukuran 250 cc. Pengurangan asupan cairan malah akan berdampak negatif, dari anyang-anyangan hingga gangguan ginjal. Jika aktivitas tidur malam terganggu, ibu bisa menyikapinya dengan tidak minum 2-3 jam sebelum tidur. Tentu ibu sudah memperbanyak minum di siang hari


Sumber : kompas.com
Anggapan bahwa produksi sperma pria tak pernah berhenti selama hidupnya merupakan suatu kesalahan. Sebagaimana wanita, pria juga punya waktu bilogis yang bisa membatasi tubuhnya dalam memproduksi sperma.
Sebuah penelitian tentang kesuburan pria menemukan adanya kaitan antara kualitas sperma dengan umur pria. Seiring bertambahnya usia pria maka kualitas dan volume spermanya akan menurun.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilansir dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology juga menemukan bahwa pria yang menjalani program bayi tabung akan mengalami kesulitan mempunyai anak akibat bertambahnya usia pria tersebut.

Penelitian lain menyebutkan pria dan wanita sama-sama berisiko memiliki anak abnormal. Makin tua, risiko pria memiliki anak abnormal makin meningkat. Seiring waktu mutasi acak pada sperma makin menumpuk dan suatu saat akan lepas sehingga mengakibatkan anak mengalami autisme, skizofrenia, dan penyakit lainnya.
Semua penelitian tersebut bukan menjadi tolak ukur kesuburan bagi semua pria. Masih ada beberapa pria yang sudah lanjut usia namun masih tetap bisa memiliki keturunan. Buktinya, pria berusia 96 tahun bernama Ramajit Raghav dari India mampu memiliki keturunan di usianya yang terbilang sangat tua ini.

Menurut Ramajit, rahasia kesuburannya adalah rutin mengonsumsi sayuran dan kacang almon serta melakukan hubungan seks tiga kali dalam semalam. Kebiasaan ini memiliki dampak positif terhadap kualitas sperma.
Penelitian terbaru menunjukkan kerusakan DNA yang menumpuk dalam sperma bisa dicegah dengan asupan yang tinggi zinc, antioksidan, folate, vitamin C, dan vitamin E.
Pada tahun 2009 penelitian di Australia menemukan bahwa ejakulasi harian mampu mengurangi risiko kerusakan DNA sperma pada kebanyakan pria, namun juga menyebabkan beberapa pria mengalami kerusakan pada DNA.


Sumber: intisari-online.com


Ada beberapa penyebab wanita masa kini yang sulit hamil.
Dibagi menjadi 4 bagian :
Berbeda pada zaman ibu kita dulu yang mungkin bisa memiliki anak lebih dari lima, perempuan-perempuan masa kini menganggap kehamilan bukanlah perkara mudah untuk dilakukan. Bahkan hamil makin sulit. 

Tahukah Anda kalau sekarang kesuburan bukanlah satu-satunya faktor yang bisa menghambat kehamilan. Yuk, kenali faktor-faktor penghambat kehamilan:

1. Terlambat memulai, sulit hamil 
Tak bisa dipungkiri gaya hidup modern terkadang membuat kaum perempuan lebih suka mendahulukan karier dan menunda pernikahan serta memiliki anak, hasilnya perempuan makin sulit hamil. 

Mengapa? Sebab usia merupakan salah satu penentu kesuburan. Fertilitas atau kesuburan perempuan mulai akan mengalami penurunan secara bertahap pada usia 27 tahun, dan akan merosot dramatis setelah usia 35 tahun. 

Tak hanya itu saja, semakin tua usia Anda maka jumlah dan kualitas sel telurnya pun akan mengalami penurunan. Walaupun ada perawatan fertilitas yang bisa membantu Anda hamil, tapi tingkat kesuksesannya juga ditentukan oleh berapa umur Anda.

2. Obesitas
Menjamurnya tempat makan siap saji, pola hidup yang tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik membuat tingkat penderita obesitas meningkat secara drastis. Tak hanya merusak penampilan, berat badan berlebih juga berpengaruh erat terhadap fertilitas dan tingkat kesempatan Anda untuk hamil. Perempuan pun menjadi sulit hamil. 

Bahkan pasien obesitas dapat menurunkan tingkat kesuksesan mereka dalam menjalani perawatan kesuburan. Bagi pasien muda dengan bobot tubuh berlebih, biasanya dokter menyarankan pasien untuk melakukan program menurunan berat badan terlebih dahulu sebelum mencoba hamil.

3. Tubuh yang terlalu kurus karena diet
Bagi sebagian besar kaum hawa penampilan adalah nomor satu. Dan terkadang standar untuk penampilan baik adalah memiliki tubuh langsing. Karena alasan ini, tak  jarang banyak perempuan yang melakukan berbagai cara untuk memperoleh tubuh ramping, bahkan terlalu  ramping. Padahal memiliki tubuh yang terlalu kurus juga bisa menghambat kehamilan, alias membuat perempuan sulit hamil. 

Mengapa? Kurangnya lemak dapat memperlambat produksi hormon-hormon yang diperlukan untuk proses ovulasi atau pematangan sel telur dan pelepasannya ke saluran indung telur (tuba falopi).

4. Tingkat stres tinggi
Hidup di zaman yang menuntut serba cepat ini tak jarang menggiring diri Anda masuk ke dalam situasi tertekan atau stres. Belum lagi ditambah rasa frustasi akibat kehamilan yang tak kunjung datang. Tahukah Anda, selain bisa menurunkan sistem imun, tingkat stres yang tinggi juga berpengaruh pada kesempatan Anda untuk hamil, atau membuat perempuan sulit hamil.  

Sejumlah studi menemukan perempuan yang mengalami peningkatan kadar zat aplha-amilase (pemicu stres) memiliki kemungkinan lebih kecil untuk hamil. Meski tak bisa terelakan, tapi tingkat stres bisa ditekan dengan cara yoga, akupuntur, meditasi, tertawa bersama pasangan atau sahabat. 

Atau jika perlu dukungan lebih, Anda bisa bergabung ke komunitas ibu hamil agar bisa saling bertukar cerita dan saling menguatkan satu sama lain. Tak hanya menghilangkan stres, Anda juga bisa mendapatkan sahabat baru.

(kompas.com)
Design by Tips HAmil